Mengaku Memiliki Ilmu Gaib, Tersangka Pencabulan kepada Anak di Bawah Umur Diringkus Polresta Tangerang

Mengaku Memiliki Ilmu Gaib, Tersangka Pencabulan kepada Anak di Bawah Umur Diringkus Polresta Tangerang

TANGERANG, - Jajaran Polresta Tangerang Polda Banten meringkus seorang tersangka persetubuhan atau pencabulan kepada anak di bawah umur. Tersangka Suprianto (29) dibekuk usai dilaporkan korbannya seorang anak laki-laki yang berusia 17 tahun. Peristiwa pencabulan itu terjadi pada Sabtu (25/7/2020) di dua lokasi di wilayah Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi menjelaskan kronologis peristiwa itu. Kata Ade, awalnya tersangka berkenalan dengan teman korban melalui media sosial. Di media sosial, tersangka mengaku sebagai seorang perempuan.

"Pas bertemu, ternyata yang datang laki-laki. Namun tersangka beralasan si perempuan sedang ada keperluan sehingga tidak bisa datang, " kata Ade saat konferensi pers di Mapolresta Tangerang, Senin (24/8/2020).

Ade melanjutkan, tersangka kemudian meminta dikenalkan dengan korban. Berdasarkan keterangannya, tersangka mengaku menyukai korban. Tanpa ada curiga, teman korban kemudian memperkenalkan tersangka kepada korban.

Usai dikenalkan, tersangka kemudian mengaku memiliki kekuatan atau ilmu gaib kepada korban. Tersangka mulai menipu korban dengan mengatakan bahwa di tubuh korban bersemayam sosok gaib yaitu kuntilanak. Tersangka juga mengaku bisa menyembuhkan penyakit korban.

"Korban yang ketakutan, lalu meminta tolong kepada tersangka, " ujar Ade.

Untuk menyakinkan korban, tersangka mengambil foto korban. Foto itu kemudian diedit oleh tersangka dengan aplikasi manipulasi gambar. Tersangka menambahkan gambar kuntilanak di foto itu.

"Foto yang sudah diedit yang ada penampakan kuntilanak itu ditunjukkan kepada korban. Sehingga korban makin ketakutan, " terang Ade.

Tersangka dan korban sepakat untuk melakukan ritual pengobatan. Tersangka dan korban kemudian pergi ke salah satu tempat di wilayah Mauk. Di tempat itu, tersangka melakukan tindakan cabul dengan alasan bagian dari ritual.

Tidak selesai di situ, ketika berada di rumah korban, tersangka kembali menipu korban. Kali ini, tersangka mengatakan bahwa dampak dari diusirnya sosok gaib di tubuh korban, maka korban tidak bisa memiliki keturunan. Korban pun kembali meminta pertolongan tersangka.

"Tersangka lalu meminta korban tengkurap dan melakukan tindakan persetubuhan atau pencabulan kepada korban, " papar Ade.

Korban kemudian menyadari bahwa dirinya tidak sedang diobati melainkan sedang dicabuli. Korban lalu berontak sehingga sempat membuat tersangka tersungkur. Namun karena tidak ingin tersangka melarikan diri, korban tidak berteriak dan berlagak tidak terjadi apa-apa.

Korban lalu menghubungi teman-temannya dan menceritakan peristiwa itu.  Korban juga meminta teman-temannya untuk melaporkan peristiwa itu ke kepolisian. Tak berselang lama, polisi dari Polsek Mauk dan Satreskrim Polresta Tangerang meringkus tersangka.

"Setelah dilakukan pemeriksaan, berdasarkan keterangannya, tersangka mengaku sudah melakukan aksinya kepada sesama jenis kepada 4 orang dengan usia rata-rata 17 tahun, " tutur Ade.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 81 juncto 82 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. Sedangkan terhadap para korban dilakukan pendampingan dan trauma healing.

Ade mengimbau, masyarakat waspada dengan modus penipuan yang dapat berujung pada perbuatan pidana. Ade juga meminta, apabila ada masyarakat yang mengetahui tersangka atau merasa menjadi korban, agar segera melapor.

"Kasus ini terus kita kembangkan untuk mengungkap semuanya, " pungkasnya.

( sopiyan )

Tangerang Banten
Sopiyan hadi

Sopiyan hadi

Previous Article

Tingkatkan Kemampuan, Batalyon B Pelopor...

Next Article

Adaptasi Kebiasaan Baru, Polsek Tigaraksa...

Related Posts

Peringkat

Profle

Eka Putra

Achmad Sarjono

Achmad Sarjono

Postingan Bulan ini: 18

Postingan Tahun ini: 18

Registered: Jul 17, 2020

lukman

lukman

Postingan Bulan ini: 13

Postingan Tahun ini: 13

Registered: Jul 10, 2020

Ayu Amalia

Ayu Amalia

Postingan Bulan ini: 9

Postingan Tahun ini: 9

Registered: Jul 10, 2020

Putra

Putra

Postingan Bulan ini: 7

Postingan Tahun ini: 7

Registered: Jul 21, 2020

Profle

Narsono Son

Polres Pesawaran Laksanakan Kegiatan Yustisi Ops Aman Nusa II
Peduli Masyarakat AKP Suprijadi SH Kapolsek Wangon Woro-Woro Keliling Sosialisasi Tentang PPKM
Tim Gabungan TNI-Polri dan Sat Pol PP Lampung Utara Tertibkan Baliho FPI
Kapolres Buol: Selamat,  Bripka Budi Waskito Mendapat Penghargaan SIP dari Kapolda Sulteng
banner

banner

Follow Us

Recommended Posts

Perumahan Warga di Kota Serang, Disemprotkan Disinfektan Oleh Den Gegana Brimob Banten
Dukung Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat di Jawa dan Bali, Polri Terbitkan Surat Telegram
Beri Imbauan Prokes, Personel Batalyon C Pelopor Brimob Banten Lakukan Patroli
Tingkatkan Kemampuan SAR, Personel Batalyon B Pelopor Brimob Banten Gelar Latihan Vertical Rescue
Simpan Sabu di Pos Ronda, MP Ditangkap Satresnarkoba Polres Serang Kota